BURU – Suasana religius menyelimuti lingkungan SMP Negeri 1 Buru selama pelaksanaan bulan suci Ramadan tahun ini. Sejak tanggal 23 Februari 2026, sekolah menginisiasi program tadarus berjamaah yang diikuti dengan antusias oleh seluruh keluarga besar sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga staf Tata Usaha (TU).

​Program ini dirancang secara terstruktur untuk memastikan seluruh jenjang kelas mendapatkan kesempatan mendalami ayat-ayat suci Al-Qur’an secara bergiliran.

​Pelaksanaan Berjenjang

​Untuk menjaga kekhusyukan dan keteraturan, pihak sekolah menetapkan jadwal tadarus berurutan sebagai berikut:

​Minggu Pertama: Dimulai oleh siswa-siswi Kelas 7 yang membuka rangkaian tadarus dengan semangat belajar tajwid yang tinggi.

​Minggu Kedua: Dilanjutkan oleh Kelas 8, yang memperlancar bacaan sembari menghayati makna di setiap lembar mushaf.

​Minggu Ketiga: Menjadi giliran Kelas 9, yang menjadikan momen ini sebagai sarana penyejuk hati di tengah persiapan akademik mereka.

​Kolaborasi Guru dan Staf TU

​Menariknya, kegiatan ini bukan hanya kewajiban bagi para siswa. Para Guru dan Pegawai Tata Usaha (TU) turut ambil bagian secara aktif. Kehadiran mereka di tengah-tengah shaf tadarus memberikan teladan nyata bagi siswa bahwa menuntut ilmu agama dan membaca Al-Qur’an adalah perjalanan sepanjang hayat.

​Puncak Khataman: Sabtu, 7 Maret

​Setelah perjalanan spiritual yang konsisten selama kurang lebih dua minggu, seluruh rangkaian tadarus mencapai puncaknya pada hari ini, Sabtu, 7 Maret 2026.

​Berkat kerja sama dan disiplin yang kuat dari seluruh elemen sekolah, pembacaan Al-Qur’an berhasil diselesaikan hingga Juz 30 (Khatam). Acara penutupan tadarus diakhiri dengan doa bersama, memohon agar kegiatan ini membawa keberkahan bagi kemajuan SMP Negeri Buru serta meningkatkan ketakwaan personal setiap individu yang terlibat.

​Dengan berakhirnya program tadarus ini, diharapkan nilai-nilai luhur Al-Qur’an tetap terpatri dalam karakter siswa SMP Negeri 1 Buru, bahkan setelah bulan Ramadan berlalu.