NAMLEA – Semangat kemanusiaan membara di ruang Keterampilan SMP Negeri 1 Buru. Sebanyak belasan siswa resmi dilantik sebagai anggota Palang Merah Remaja (PMR) Madya untuk masa bakti 2025-2026. Pelantikan ini menjadi tonggak awal bagi para relawan muda untuk berkontribusi nyata dalam aksi kemanusiaan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Tema Utama: Ketulusan dalam Pengabdian

Acara pelantikan tahun ini mengusung tema yang sangat mendalam: “Mengabdi dengan Tulus, Menolong dengan Ikhlas, Berbuat Baik Tanpa Pamrih.” Tema ini dipilih sebagai pengingat bahwa esensi dari seorang anggota PMR bukan sekadar memakai seragam, melainkan memiliki jiwa sosial yang murni.

Prosesi Pelantikan yang Khidmat

Prosesi pelantikan ditandai dengan penyematan atribut PMR secara simbolis kepada perwakilan siswa. Sebelum dikukuhkan, para calon anggota telah melewati serangkaian pelatihan dasar.

Sambutan Kepala Sekolah Bapak Simin Fataruba dalam pidatonya beliau menyampaikan “salah satu kegiatan mungkin yang paling senior setelah Pramuka itu adalah PMR, lama secara nasional maupun secara daerah terutama di sekolah masing-masing dan di sekolah  kita. Itu artinya semakin lama kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh PMR, semakin banyak pengalaman yang torehkan”.

Terakhir dalam pidato singkatnya Bapak Kepala Sekolah memberi harapan kepada anggota PMR yang baru dilantik, beliau menyampaikan terima kasih kepada pengurus PMR SMP Negeri 1 Buru, Pembina PMR atau UKS dan adik-adik yang bersedia menjadi anggota PMR SMP Negeri 1 Buru.

Harapan untuk Masa Bakti 2025-2026

Dengan dilantiknya pengurus dan anggota baru ini, SMP Negeri 1 Buru berharap PMR Madya dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan dan keselamatan warga sekolah. Selain itu, organisasi ini diharapkan menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah kecerdasan emosional.

Acara ditutup dengan berdoa dan sesi foto bersama dengan dengan seluruh anggota PMR.